Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label RUMUS EXCEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RUMUS EXCEL. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Desember 2016

Belajar Fungsi SUM, SUMIF Dan SUMIFS Dalam MS Excel

Salam sejahtera buat semua, jumpa lagi dengan tutorial tentang MS Excel, setelah pada kesempatan yang lalu telah saya bahas tentang Fungsi Countif. Nah, pada kesempatan ini marilah kita bahas sama-sama tentang Fungsi SUM, SUMIF Dan SUMIFS.
Fungsi SUM, SUMIF dan SUMIFS
Pasti sudah Anda ketahui bahwa program excel memang dikhususkan untuk pengolahan data dan juga perhitungan yang cepat dan akurat. Namun untuk mengolah data dan perhitungan dengan cepat di MS excel kita perlu mengetahui beberapa fungsi yang ada, dan diantaranya adalah fungsi SUM, SUMIF, dan SUMIFS yang akan kita ulas bersama pada kesempatan ini. Ok, sekarang kita belajar sama-sama tentang fungsi ini.

1. Fungsi SUM
Fungsi Sum adalah fungsi yang digunakan untuk menghitung total nilai dari cell
Contoh: =SUM(number1, [number2], [number3], [number4],...)
Sebagai contoh, misalkan ada data seperti dibawah ini  :
Rumus%2BSUM%2B0

Pertanyaannya adalah berapakah total jumlah msepeda motor yang ada di semua kota, untuk menghitungnya digunakan fungsi SUM

Caranya  :  Letakkan kursor di cell 14 ketikkan "=SUM(C1:C11)" (tanpa tanda petik) Lalu tekan enter, maka hasilnya akan seperti gambar dibawah
Rumus%2BSUM%2B1

2. Fungsi SUMIF
Fungsi SUMIF digunakan untuk menghitung total nilai dari cell dengan kondisi tertentu
Contoh : SUMIF(range, criteria, [sum_range])

Masih dengan contoh data yang sama dari contoh sebelumnya, berapa total jumlah sepeda motor vixion yang ada di semua kota?. Letakkan kursor pada cell D15 ketikkan "=SUMIF(C2:C12;"Sepeda Motor Vixion";D2:D12)" (tanpa tanda petik). Lalu tekan enter.

Hasilnya seperti gambar dibawah ini.
Rumus%2BSUM%2B2

3. Fungsi SUMIFS
Fungsi SUMIFS adalah sama dengan fungsi SUMIF namun denan kondisi bisa lebih dari satu.
Contoh :  SUMIFS(sum_range, criteria_range1, criteria,[criteria_range2, criteia2],...)

Dengan data yang sama dari contoh sebelumnya, berapa total jumlah sepeda motor vixion di Jakarta?. Letakkan kursor di cell D16, ketikkan "=SUMIFS(D2:D12;C2:C12;"Sepeda Motor Vixion";B2:B12;"Jakarta") " (tanpa tanda petik) lalu tekan enter.

Hasilnya seperti gambar dibawah ini
Rumus%2BSUM%2B3

Lalu bagimana jika pertannyannya dirubah menjadi berapa total motor vixion yang ada di Jakarta dan Surabaya. Untuk menjawab pertanyaan ini, formula yang digunakan sama dengan contoh sebelumnya, namun ada sedikit modifikasi di kriteria kota sebelumnya hanya ada kota jakarta sekarang ada kota jakarta dan surabaya, untuk memasukkan kota jakarta dan surabaya digunakan sebuah array yang ditandai dengan tanda kurung kurawal, sehingga menjadi {"Jakarta"Surabaya"}

sehingga formula yang harus diketikkan adalah sebagai berikut ini
"=SUMIFS(D2:D12;C2:C12;"Sepeda Motor Vixion";B2:B12;{"Jakarta";"Surabaya"})" (tanpa tanda petik) tekan enter.

Dan hasilnya seperti gambar dibawah ini
Rumus%2BSUM%2B4


Pasti anda binggung, kenapa hasilnya masih sama dengan formula sebelumnya, adakah yang salah? benar memang ada yang salah, karena menggunakan array didalam formula maka hasilnya adalah sebuah array juga, jadi solusinya adalah harus hitung lagi dengan menggunakan fungsi SUM, dan formulanya adalah menjadi seperti berikut.

"=SUM(SUMIFS(D2:D12;C2:C12;"Sepeda Motor Vixion";B2:B12;{"Jakarta";"Surabaya"}))" (tanpa tanda petik)

Dan hasilnya seperti gambar berikut ini.

Rumus%2BSUM%2B5


Demikian tentang fungsi SUM. SUMIF dan SUMIFS, bagamana, Anda binggung?. Silahkan diotak- atik sampai Anda memahaminya. Semoga bermanfaat. Salam Blogger. 


Cara Menggunakan Fungsi Sum di Microsoft Excel

Menggunakan fungsi SUM di Excel adalah cara termudah untuk menghemat waktu Anda.

Metode 1.  

Menulis Formula Sum

1. Putuskan kolom angka atau kata yang ingin ditambahkan

Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 1

2. Pilihlah sel tempat jawaban akan diisi.

Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 2

3. Ketikkan tandan sama dengan lalu SUM. Seperti ini: =SUM

Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 3

4. Ketikkan referensi sel pertama, titik dua, lalu referensi sel terakhir. Seperti ini: =Sum(A2:A4).
Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 4

5. Tekan enter. Excel akan menjumlahkan angka dalam sel A2 hingga A4

Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 5

Metode 2

Menggunakan AutoSum

1. Untuk menjumlahkan sebuah kolom atau baris angka lengkap yang berurutan, gunakan       AutoSum. Klik ke dalam sel pada akhir daftar yang ingin Anda tambahkan (di bawah atau     di samping nomor yang diberikan).
  • Pada Windows, tekan Alt dan = di waktu bersamaan.
  • Pada Mac, tekan Command dan Shift dan T di waktu bersamaan.
  • Atau di komputer mana pun, Anda dapat memilih tombol Autosum dari menu/pita Excel.
Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 6

2. Pastikan bahwa sel-sel yang disorot adalah sel-sel yang ingin dijumlahkan.

Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 7

3. Tekan enter untuk hasilnya.

Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 8


Metode 3

Menyalin Fungsi Sum ke Kolom Lain

1. Jika ada beberapa kolom yang akan menambahkan, tempatkan kursor tetikus ke kanan       bawah sel yang baru saja selesai dijumlahkan. Kursor akan berubah menjadi tanda plus       hitam tebal.

Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 9

2. Tahan tombol kiri tetikus dan tetap tekan saat ditarik ke semua sel yang ingin ditambahkan.

Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 10


3. Pindahkan kursor tetikus ke sel terakhir, lepaskan tombol. Excel akan mengisi otomatis sisa formulanya!

Gambar berjudul Use the Sum Function in Microsoft Excel Step 11


Tips

  • Begitu Anda mulai mengetik setelah tanda =, Excel akan menunjukkan daftar tarik-turun fungsi-fungsi yang tersedia. Klik sekali dengan tombol kiri tetikus, dalam hal ini, pada SUM untuk menyorotnya.
  • Gunakan titik dua menggantikan kata TO, misalnya, B4 TO B7.



FUNGSI SUM, AVERAGE, MAX, MIN DAN COUNT DALAM MICROSOFT EXCEL

Dalam Microsoft Excel terdapat Fungsi yang sering digunakan antara lain :


tabel-sum

perhatikan contoh penggunaan fungsi-fungsi diatas :
Cara pengerjaan :
Jumlah Nilai pada cell F6 adalah “=Sum(C6:E6)” atau “+C6+D6+E6”
Total Nilai Kelas pada cell C16 adalah “=Sum(C6:C15)”
Rata-rata Nilai Kelas pada cell C17 adalah “=Average(C6:C15)”
Nilai Terendah pada cell C18 adalah “=Min(C6:C15)”
Nilai Terbesar pada cell C19 adalah “=Max(C6:C15)”
Jumlah Data pada cell C20 adalah “=Count(C6:C15)”
Untuk nilai TAS dan nilai Praktikum, dapat dilakukan penggandaan rumus formula / melakukan copy rumus hanya dengan menggerakkan kursor ┼ pada sebelah kanan bawah cell yang akan di-copy lalu ke daerah yang masih belum ada rumus formulanya.

Sabtu, 03 Desember 2016

ABOUT EXCEL I

Jika Anda sering menggunakan aplikasi Microsoft Excel baik yang 2003, 2007 maupun yang versi terbaru, maka pasti Anda sudah tidak asing lagi menggunakan rumus-rumus Microsoft Excel yang ada dalam aplikasi tersebut. Nah sekarang pertanyaannya adalah bagaimana jika Saya seorang pemula?, bagaimana jika Saya masih belum pernah Belajar Komputer?, bagaimana jika Saya masih belum tau sama sekali membuka aplikasi pengolahan data Microsoft Excel seperti yang akan dijelaskan sekarang ini.? Tidak perlu khawatir kawan, sekarang Anda juga akan bisa mengaplikasikan rumus-rumus dalam Microsoft Excel karena panduan Belajar Microsoft Excel ini disertai dengan contoh dan gambar yang akan memudahkan Anda untuk mempraktekkannya. Baiklah tanpa harus panjang lebar, sekarang langsung Kita masuk ke materi pembahasan mengenai rumus Microsoft Excel, simak dengan baik ya kawan.

Microsoft Office Excel memang dikenal dengan penggunaan rumus-rumus atau formula dalam lembar kerjanya. Penggunaan rumus yang efektif akan memudahkan Anda dalam membuat laporan pekerjaan dengan menggunakan MS Excel. Formula atau rumus MS Excel adalah keunggulan tersendiri untuk aplikasi ini, dengan kemampuannya dalam mengolah data melalui perhitungan matematis yang sangat beragam fungsinya.

Setiap rumus di dalam MS Excel memilik fungsi tersendiri. Oleh karena itu Anda harus benar-benar memahami masing-masing fungsi dasarnya agar penggunaan rumus dalam MS Excel bisa lebih maksimal dan efisien. Jika telah paham fungsi dasarnya, Saya rasa Anda bisa berkreasi dalam meracik rumus yang sesuai dengan kebutuhan data Anda.

Cara Menulis Rumus Excel

Sebelum mengenal  rumus-rumus excel 2007, hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah bagaimana menuliskan rumus excel agar bisa benar. 
Cara 1: Menulis rumus dengan mengetikkan angka langsung
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan 
  2. Pada formula bar, ketikkan = 5000000+3500000, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini cukup mudah kalau rumusnya sederhana dan pendek serta angkanya tetap.
Cara 2: Menulis rumus dengan menggunakan alamat sel
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus ditampilkan 
  2. Pada formula bar, ketikkan = C4+C5, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat bermanfaat jika datanya sering berubah.
Cara 3: Menulis rumus dengan bantuan mouse
  1. Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan
  2. Ketikkan = , kemudian pilih dan klik sel C4
  3. Ketik +, kemudian pilih dan klik sel C5
  4. Tekan tombol enter
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat dianjurkan karena memperkecil kemungkinan salah ketik alamat sel.
Nah... bagaimana mudah bukan cara menuliskan rumus excel, jika Anda sudah mahir dalam menuliskannya sekarang mari Kita lanjutkan pembahasannya. 

Operator Matematika yang Sering Digunakan (Rumus Dasar)

Rumus merupakan bagian terpenting dari Program Excel ini, karena setiap tabel dan dokumen yang Kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. MS Excel memang sangat diunggulkan dalam menampung data-data yang bersifat numerik. Maka dari itu, di dalam MS Excel pun terdapat Operator dasar Matematika dan ini biasanya disebut sebagai rumus standar. Operator matematika yang akan sering digunakan dalam Rumus Microsoft Excel adalah sebagai berikut:


Tabel Operator Matematika (Rumus Dasar Excel)
Tidak usah bingung, sekarang perhatikan gambar tabel yang ada dibawah ini.

Penjelasan Gambar Tabel Diatas :
  1. Mengisi Kolom Diskon
  2. Untuk mengisi kolom diskon berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan. 
    • Klik pada kolom yang akan diisikan Diskon Rp. (pada contoh ini sel yang akan digunakan adalah G6, silahkan aktifkan kolom G6)
    • Awali dengan menuliskan "=" (setiap rumus excel harus diawali menggunakan operator = tanpa tanda kutip agar dikenali sebagai fungsi)
    • Kalikan kolom E6 dengan F6 untuk mengetahui hasil persennya, bentuk penulisannya adalah =E6*F6 
    • Kemudian tekan enter untuk mengetahui hasilnya, maka akan didapat angka 30,000 pada kolom G6 tadi (30,000 adalah 20% dari 150,000)
    • Untuk menghitung rumus Diskon Rp. selanjutnya, silahkan copy format dengan cara drag pada rumus yang sudah selesai dikerjakan kemudian tarik hingga kolom G15.
      Tips : Anda bisa langsung klik kolom yang akan dikalikan tanpa harus susah payah mengetik kolom yang akan dihitung satu persatu.
      • Mengisi Total Bayar
      • Nah setelah selesai mengisi kolom Diskon Rp. sekarang lanjutkan dengan mengisi kolom Total Biaya.
        • Klik pada kolom yang akan diisikan Total Bayar (pada contoh ini sel yang akan digunakan adalah H6, silahkan aktifkan kolom H6)
        • Awali dengan menuliskan "=" (setiap rumus excel harus diawali menggunakan operator = tanpa tanda kutip agar dikenali sebagai fungsi)
        • Pada kolom H6 Kurangkan kolom Biaya (E6) dengan kolom Diskon Rp. (G6)  untuk mengetahui hasil pengurangannya, bentuk penulisannya adalah =E6-G6 
        • Kemudian tekan enter untuk mengetahui hasilnya, maka akan didapat hasil 120,000 pada kolom Total Bayar yang pertama.
        • Untuk menghitung rumus Total Bayar selanjutnya, silahkan copy format dengan cara drag pada rumus yang sudah selesai dikerjakan kemudian tarik hingga kolom H15.

      Tips : Untuk melanjutkan mengisi kolom jumlah di bawahnya (kolom H7 dst), kita cukup memblok cell yang telah berisi rumus operator perkalian, arahkan kursor ke pojok kanan bawah cell/kolom. Tunggu hingga kursor berubah menjadi ikon (+). Setelah itu, click dan tahan lalu drag/geser ke bawah. Dengan demikian, kita telah meng-copy rumus tadi dan telah disesuaikan perubahannya untuk kolom yang akan dikalikan lagi.

      Mengenal Fungsi atau Rumus Microsoft Excel

      Setelah mengenal Tipe Data Microsoft Excel, dan bisa memulai menggunakan aplikasi excel sekarang Kita coba bahas rumus excel yang sering digunakan dalam dunia kerja atau administrasi perkantoran.

      1. Fungsi Average


      Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;

      =AVERAGE(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya. Misalnya untuk mengisi nilai rata-rata dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =AVERAGE(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.



      2. Fungsi Sum

      Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1, number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan. Misalnya untuk menjumlahkan range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =SUM(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.



      3. Fungsi Max
      Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;
      =MAX(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Misalnya untuk mencari nilai maksimal dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MAX(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      4. Fungsi Min
      Fungsi Min adalah kebalikan dari fungsi Max, jika fungsi Max untuk mencari nilai tertinggi atau maksimal maka Min adalah untuk mencari nilai terkecil atau minimum dari sekumpulan data numerik. Bentuk umum penulisannya adalah ; 
      =MIN(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Sebagai contoh untuk mencari nilai terendah dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MIN(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      5. Fungsi Count
      Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih. Bentuk umum penulisannya adalah ; 
      =COUNT(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dihitung jumlah datanya. Sebagai contoh untuk menghitung jmlah data dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =COUNT(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.

      6. Fungsi Logika IF
      Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut:
      Lambang Fungsi
      = Sama dengan
      < Lebih kecil dari
      > Lebih besar dari
      <= Lebih kecil atau sama dengan
      >= Lebih besar atau sama dengan
      <> Tidak sama dengan
      Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah ;
      =IF(logical_test,value_if_true,value_if_false), artinya kalau ekspresi logika (logical_test) bernilai benar, maka perintah pada value_if_true akan dilaksanakan, jika salah, maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan. Perhatikan contoh berikut:
      Kolom keterangan diisi dengan ketentuan, jika kolom TANDA sama dengan K, maka keterangannya KAWIN, jika tidak, maka keterangan berisi TIDAK KAWIN. Ini dapat diselesaikan dengan rumus =IF(C3=”K”, “KAWIN”,”TIDAK KAWIN”). Pada rumus diatas Kita lihat bahwa jika datanya bertipe Teks/alpha numerik harus diapit oleh tanda kutip dua, lain halnya dengan tipe data numerik, tidak boleh menggunakan tanda kutip. Nah sekarang bagaimana jika ada beberapa kondisi/bertingkat (IF Bertingkat) seperti pada kasus nilai mahasiswa. Tidak perlu khawatir, langsung saja perhatikan gambar diatas pada tabel sebelah kanan. =IF(H3>=81,"A",IF(H3>=66,"B",IF(H3>=56,"C",IF(H3>40,"D","E")))), hal yang sama juga bisa dilakukan untuk mengisi kolom keterangan, dengan ketentuan, Jika nilai hurufnya sama dengan “A” maka keterangan “SANGAT MEMUASKAN, jika “B” maka “MEMUASKAN”, jika “C”, maka “CUKUP”, dan jika “D” maka bernilai “KURANG”, selain dari itu, maka bernilai “GAGAL”. Nah sekarang sudah paham kan bagaimana cara menggunakan fungsi IF, sekarang langsung dipraktekkan deh supaya tidak lupa. Semoga Tutorial Belajar Microsoft Excel kali ini bisa membantu rekan-rekan sekalian, jika ada yang perlu ditanyakan silahkan hubungi Saya melalui EmailGoogle+, Facebook dll.